Posts

Balloons

Image
SAHUR.... SAHUR.... Sejak kuliah ( which is sejak tinggal jauh dengan orang tua) aku ngerasa jadi orang yang lebih sensitive . Segala hal bakal terlihat sedih kl ada hubungannya sama keluarga, specifically , orang tua. Dan waktu ngeliat video ini..... Nggak tau ya, is it happen to you or not, but I literally dropped my tears tepat di menit ke 1.51 waktu moderatornya bilang “Lepaskan satu balon jika kamu ingin ajak orangtua melakukan perjalanan rohani.” Ke mellow an pun dimulai. Guys, have you ever think bahwa selama hidup ini ternyata kita sering banget mendahulukan sesuatu yang nggak penting (terutama buat anak-anak seumuran aku misalnya. I mean, ME, MYSELF ). Tanpa sadar kita suka lebih milih buat jalan-jalan sama temen di banding kumpul bareng keluarga, soalnya suka dibilang "yailah, kaya anak kecil aja nggak boleh keluar-keluar" atau disebut "anak mami", "anak papi" LAH PADAHAL MAH EMANG IYA KAN? Atau misalnya kita lebih suka ngurung diri ...

My Very First International Outing!

Image
Aberdeen, 14 Juli 2016 01:35 Its midnight and I miss you so bad. Aku pernah bermimpi, Untuk bisa menuliskan satu saja cerita tentang negeri orang lain, Untuk bisa melantunkan nada-nada dari sebuah piano di tempat yang jauh sekali dari rumah, Untuk bisa menampilkan dan menyaksikan sebuah film yang aku buat sendiri di belahan dunia yang lain, and my parents believe that I can reach that stars with my knowledge, and I really do, Mom, Dad! Mah, Pah, as you know , menjalani hidup di tiga tahun belakangan ini tuh nggak mudah. Terutama moment-moment dimana kakak cuma bisa nangis karena PTN-PTN itu masih aja bilang maaf bahkan di tahun kedua kakak mencoba. But you never leave me alone, that’s why I fight for . Sampai sebuah kesempatan besar itu tiba dan tanpa diduga ternyata bisa mengantarkan kakak hari ini ke sini, ke Aberdeen, Scotland, UK, bahkan di tahun kedua kakak kuliah di Undip. Its such a dream come true! And its still hard for me to believe! Mah, Pah, te...

Penguin: Creatures of a True Love Story

Image
Source:   http://happyfeet.wikia.com/wiki/Adélie_Penguin Ada seekor Penguin jantan sedang terpaku menatap seekor Penguin betina, baginya sang betina memiliki pesona yang membuat hatinya bergetar, yang membuat jantungnya berdebar-debar, yang membuat hidupnya menjadi semakin bersemangat. Sang Penguin jantan jatuh cinta, sejatuh-jatuhnya layaknya seorang manusia, kepada sang betina si pujaan hati. Dihari pertama mereka bertemu, sang betina hanya mencuri-curi pandang terhadap segala hal yang dilakukan sang jantan, ia masih menimbang-nimbang, apa kah bersamanya akan kuhabiskan seluruh sisa hidupku?  Lalu sang betina berjalan menjauh sambil mengunyah ikan segar dalam mulutnya, namun dari balik tumpukan salju yang itu dia masih terus mengamati sang jantan. Dari sekian banyak Pinguin yang melenggang dihadapan mata, hanya satu yang mampu memikat hati sang jantan. Dia. Dihari pertama mereka bertemu, sang jantan sudah bergumam dalam hati, aku akan menghabiskan sisa hidupku bers...

Malaikat Tanpa Sayap

Selalu nangis tiap denger atau nyanyiin lagu Malaikat Juga Tahu-nya Dewi Lestari. Bukan. Bukan karena suara aku rebek banget sampe sedih dengernya, tapi karena menurut aku, setiap kata yang dipilih penulis punya makna yang dalam. Awalnya memang nggak ngerti-ngerti banget sama lagu ini, karena lagu ini muncul kalo gak salah pas jaman smp, dimana aku juga masih buta banget sama yang namanya cinta. Ditambah video klipnya juga menceritakan patah hatinya seorang difabel  karena someone he love nya falling for his brother.  Kalo gak salah sih gitu. Tapi mulai kesentuh semenjak lagu ini jadi soundtrack filmnya Malaikat Tanpa Sayap. Ini adalah salah satu dari setumpuk film Indonesia yang wajib ditonton. Highly recomended!  Film ini mengantarkan akh--yang waktu itu masih kelas satu SMA atau kelas dua--kepada makna dari setiap kata yang Dee tulis di lagu tersebut dengan cakupan yang lebih luas. That love is not always about him. Karena menurut film itu, cinta adal...

Clarity

Waktu itu kamu yng putus asa. Aku di sana. Kamu :  Gak tau zah, i'm hopeless Aku : Ini sudah H-1. Masa baru hopeless sekarang. Telat. Sekarang waktunya istirahat biar besok lancar ujiannya Kamu : Tapi.... Ah udahlah hopeless banget. Aku gpp deh nganggur setahun. Malu sih, cuma gpplah, ada kok temen smp aku juga yang gak akan kuliah tahun ini. Beberapa jam sebelum ujian dimulai. Aku : Heh! Semangat ya. Berdoa semoga kita dikasih hasil yang paling baik. Kamu : Amin. Kamu juga ya :-) Hari yang dinantipun tiba. Pengumuman. Kamu : Zah, aku lolos. Kamu gimana? Aku diam sebentar. Aku : unfortunetely not  Saat ini aku yang gagal. Hari demi hari aku jalani. Sendirian. Ternyata kamu gak di sini. Sibuk. Ntah dengan dunia yang mana. Dulu, kamu yang bilang, malu kalau nganggur setahun. Sekarang aku yang ngaggur setahun. Terus kamu pergi beriringan. Kamu malu sama aku yang gagal? Rasanya banyak yang hilang, ini lebih menyakitkan dari sekian b...

Waktu Kamu Pergi

Aku melihat, pada sebuah kursi dibawah rindangnya pohon di tengah taman, kamu duduk. Bukan bersamaku. Aku melihat, di sebuah cafe penyaji kopi terbaik yang terkenal di kota, kamu menyeruput habis minumanmu dalam gelas. Tapi bukan bersamaku. Aku melihat, di depan danau hijau yang dipagari alang-alang panjang, kamu tersenyum. Lagi-lagi bukan karena aku. Lalu aku melihat, di bawah taburan bintang malam dengan ribuan orang disekitar yang basah karena diguyur rintikan hujan, kamu bahagia. Dan itu bukan karena aku. Harimu sudah tidak bersamaku lagi. Kamu yang sekarang sudah bukan bagian dari aku lagi. Kamu sudah benar-benar pergi. Tapi aku? Yang sulit bukan menerima kepergianmu saat itu, tapi yang sulit adalah melihat kebersamaanmu bersama yang lain saat ini. You said, "move on". Where do i go? Uploaded on this web.

Hujan

Soreku manis sekali, Bandungku diguyur hujan. Dingin sih, tapi siapa yang nggak suka hujan? Setiap satu tetes hujan mewakili satu rindu baru, satu harapan baru, dan satu keputusan baru: pergi atau tetap tinggal. Aku suka hujan. Hujan menghapus senduku, basahnya melebihi air mataku, sehingga kalau jatuh diatas wajah, sedihku terhapus sudah. Aku suka hujan. Hujan menambah nikmat coklat hangatku disetiap tegukannya. Hangat dari asap yang mengepul dari ujung gelas menyembur wajahku. Lalu manisnya coklat mengguyur kerongkonganku, ke lambung, lalu kebagian-bagian tubuh lainnya. Hmmm, nikmat. Aku suka hujan. Karena dia akan tetap datang meskipun aku tidak sedang membutuhkannya. Aku suka hujan. karena dia tidak sepertimu. Yang pergi, lalu ntah kapan akan datang lagi. Uploaded on this web.