Clarity
Waktu itu kamu yng putus asa. Aku di sana. Kamu : Gak tau zah, i'm hopeless Aku : Ini sudah H-1. Masa baru hopeless sekarang. Telat. Sekarang waktunya istirahat biar besok lancar ujiannya Kamu : Tapi.... Ah udahlah hopeless banget. Aku gpp deh nganggur setahun. Malu sih, cuma gpplah, ada kok temen smp aku juga yang gak akan kuliah tahun ini. Beberapa jam sebelum ujian dimulai. Aku : Heh! Semangat ya. Berdoa semoga kita dikasih hasil yang paling baik. Kamu : Amin. Kamu juga ya :-) Hari yang dinantipun tiba. Pengumuman. Kamu : Zah, aku lolos. Kamu gimana? Aku diam sebentar. Aku : unfortunetely not Saat ini aku yang gagal. Hari demi hari aku jalani. Sendirian. Ternyata kamu gak di sini. Sibuk. Ntah dengan dunia yang mana. Dulu, kamu yang bilang, malu kalau nganggur setahun. Sekarang aku yang ngaggur setahun. Terus kamu pergi beriringan. Kamu malu sama aku yang gagal? Rasanya banyak yang hilang, ini lebih menyakitkan dari sekian b...