Rabu, 19 Februari 2014

Waktu Kamu Pergi

Aku melihat, pada sebuah kursi dibawah rindangnya pohon di tengah taman, kamu duduk. Bukan bersamaku.
Aku melihat, di sebuah cafe penyaji kopi terbaik yang terkenal di kota, kamu menyeruput habis minumanmu dalam gelas. Tapi bukan bersamaku.
Aku melihat, di depan danau hijau yang dipagari alang-alang panjang, kamu tersenyum. Lagi-lagi bukan karena aku.
Lalu aku melihat, di bawah taburan bintang malam dengan ribuan orang disekitar yang basah karena diguyur rintikan hujan, kamu bahagia. Dan itu bukan karena aku.

Harimu sudah tidak bersamaku lagi.
Kamu yang sekarang sudah bukan bagian dari aku lagi.
Kamu sudah benar-benar pergi.
Tapi aku?

Yang sulit bukan menerima kepergianmu saat itu,
tapi yang sulit adalah melihat kebersamaanmu bersama yang lain saat ini.

You said, "move on". Where do i go?
Uploaded on this web.

0 comment:

Posting Komentar