Minggu, 22 Desember 2013

NASIONAL IS ME

Banyak yang bilang kalau anak jaman sekarang sudah gak kenal lagi nasionalisme. Lihat aja, belakangan ini marak beredar boy and girl band yang berkiblat pada budaya negara tetangga. Miris ya dibesarkan dengan hiburan yang nuansanya sudah tida ke-indonesia-an lagi (so iyeh pisan sih zah).

Banyak juga yang bilang bahwa menumbuhkan dan menunjukkan rasa nasionalisme itu sulit. Kata siapa? Ternyata banyak hal kecil yang bisa kita lakukan untuk menunjukkan rasa nasionalisme kita. And here it is cara gue untuk menunjukkan rasa nasionalisme gue, sekarang gue lagi mencoba untuk lebih sering menonton film dalam negeri dibandingkan dengan film dari luar negeri. Dan kalian tahu? Ternyata banyak film indonesia yang nggak kalah bagusnya dengan film luar. Memang dari segi tekhnologi, film kita masih jauh tertinggal dengan film-film dari negara maju. Tapi bagian dari film itu gak cuma tekhnologinya aja kan? Didalam filmkan ada ceritanya juga. Nah, banyak film indonesia yang dari segi cerita dan ide juga bagus banget dan dapat dijadikan inspirasi buat hidup kita. Tapi jangan cuma nonton film cinta-cintaan aja, itumah sama aja bohong, cari film yang banyak manfaatnya, the film which can change your life. (Buat para orang tua yang berasumsi kalau nonton film itu buang-buang uang, sekarang think again, karena film adalah salah satu sarana kita buat belajar banyak hal :-p).

Pernah waktu SMA, gue nonton salah satu film indonesia berjudul Dilema yang disutradarai oleh Wulan Guritno. Menurut gue itu film bagus. Kita disuguhkan film yang sangat dekat dengan realita jaman sekarang, Jakarta's undergroundlah kalau bisa dibilang. Eh tapi tau nggak? Satu studio isinya hanya enam orang. Padahal, kalau nggak salah, nggak lama kemudia film itu menjadi juara pada salah satu festival di Eropa. Tuh, negara orang aja mengakui kualitas film kita tapi kenapa sih apresiasi masyarakat indonesia kecil sekali pada karya anak bangsanya? Terus kemarin gue nonton film Sokola Rimba yang menceritakan tentang perjuangan mahasiswi untuk mengajar disebuah suku pedalaman di wilayah pelosok indonesia. Itu film juga bagus banget, bisa jadi inspirasi dan sumber semangat kita, tapi kursi yang berpenghuni nggak lebih dari tiga baris saja. Orang-orang lebih pilih nonton film hollywood daripada film bangsanya sendiri. Sayang banget kan?

Well, sebenarnya kita bisa menunjukkan rasa nasionalisme kita dari hal kecil yang kita sukai. Kalau lo suka nonton kaya gue, mulai sekarang lo bisa mencoba untuk meminimalisir menonton film luar dan mencoba untuk memperbanyak menonton film produksi negeri kita, tapi tentunya film yang layak tonton yaa, sebelum nonton biasain baca sinopsisnya dulu. Untuk yang suka shopping, kalian juga bisa show up your nasionalism dengan cara membeli produk-produk dalam negeri. Terus buat yang suka traveling, sebelum menjelajahi negara orang, mending jelajahi dulu deh negara sendiri. Kalau kata acara Tworism sih, No Need To Go Around The Globe tapi cobalah untuk lebih mengenal kekayaan bangsa kita sendiri. Ngapain memperkaya bangsa asing kalo di negara kita aja masih banyak orang yang mati kelaparan? Well, sekarang, yuk kita berlomba-lomba untuk menunjukkan rasa nasionalisme kita dimulai dengan hal-hal kecil yang menjadi kesukaan kita. Sesimple kedengarannya, nasionalisme, tapi dampak dari nasionalisme kamu nggak simple loh.

Ini surat cintaku buat tanah air, surat cintamu mana?

Uploaded on this web/

0 comment:

Posting Komentar