Rabu, 18 Juli 2012

Balada Pekan Orientasi Siswa

Siapa sih yang nggak tahu MOS dan segala tentangnya? Kayanya istilah ini udah nggak asing lagi dikuping orang. Dulu, saudara gue aja udah mikirin "Ntar mos gimana yaa?" Dari kelas 4 SD saking takutnya. Sebenernya MOS itu apa sih?

Setelah survei membuktikan (juga pengalaman gue sendiri sebagai mantan panitia mos tahun 2008 bagian tata tertib siswa dan mantan wakil ketua pelaksana mos tahun 2009) bahwa MOS, Masa Orientasi Siswa, adalah sebuah ajang balas dendam antara kakak kelas dengan calon adik kelas. Eh, bukan bukan, maksud gue bukan gitu, tapi.......  Aah, ya udah sih yaa nggak pentinglah mau ngelak juga, toh yang terjadi di tempat kejadian pekaranya begitukan? Pe-nyik-sa-an. (y)

Masa orientasi itu sendiri sebenarnya sarana bagi calon siswa baru untuk lebih mengenal sekolah baru, kakak kelas baru, guru-guru baru, dan segala hal baru yang ada dilingkungannya. Serta sebagai pembelajaran mengatur sebuah acara dan kepemimpinan bagi kakak-kakak kelasnya. Well, seharusnya kelangsungan MOS tersebut bahagia adanya. Karena visi misinya adalah mengenal segala hal baru di lingkungan barunya, dan harusnya berlangsung fun, happy, and no bulliying there, rite? Tapi yaa namanya Indonesia, gue juga nggak ngerti.

Jaman gini, pekan orientasi siswa baru bisa jadi wahana paling menantang bagi korban, karena secara mentah-mentah, punya kesalahan atau tidak, sikakak kelas bisa dengan lancang ngomong ini-itu sambil bentak-bentak sama kita. Sedih. Pengennya lari sambil teriak ngerasa nggak kuat dengan cobaan Tuhan ini, tapi namanya juga siswa baru, terima takdir aja.

Gue akuin sebenernya ini acara nggak ada bagus-bagusnya karena lebih banyak mengandung hal negatif dibandingkan manfaatnya. (Btw, gue sempat menjadi pelaku ketidakbagusan acara ini berlangsung. Dulu, gue enaaaaaak banget marah-marahin adik kelas gue sampe nangis. Rasanya tuh gimana yaaaa, rame aja gitu seru. Sampai pada akhirnya gue selalu mendapat award sebagai "Kakak terjutek" -_- Padahal bukan gue banget HA-HA)

Pertama, disini calon adik kelas dimarah-marahin abis-abisan. Biasanya kakak panitia nggak perduli apakah lo punya salah dan masalah atau nggak, yang jelas hasrat marah-marah mereka telah terpenuhi setelah puas ngebentak-bentak manusia tidak berdosa.

Kedua, lo pasti dikasih tugas super-duper unimportant yang menyita waktu, pikiran, dan tenaga. Lo pasti disuruh nebak makanan ini-itu yang nggak ketalar kadang-kadang, kalo makanan lo sampe salah lo pasti kena hukuman. Terus, lo juga pasti disuruh bikin topi inilah, tas itulah, kaos kaki warna apalah, rambut diiket berapalah. Aduh basi.

Ketiga, lo pasti diminta untuk ngumpulin tanda tangan kakak kelas, kan? Dari mulai kakak-kakak yang baik hatinya, sampai kakak-kakak yang tidak baik hatinya. Tantangannyapun macam-macam, ada yang cuma disuruh nyanyi balonku pake huruf o, sampai disuruh keliling lapangan sekolah sambil teriak bilang i love you ke ketua OSISnya. Disini gue nggak nemuin manfaat apapun. Dan visi misi panitia untuk mengenalkan lingkungan barupun tidak terwujud sama-sekali. Nggak nyambung, man. Aseli.

Terakhir, gue paling benci sama peraturan ini.
"Pertama, Panitia selalu benar. Kedua, Jika panitia bersalah, kembali ke peraturan pertama!"
Lo bijaksana apa bencong?!

Dari sepenggal paragraf gue dan sepenggal kisah kalian masing-masing, kalian pasti ngertikan kenapa acara MOS itu lebih banyak negatifnya daripada positifnya? Tapi kenapa terus-menerus diadakan? Karena saling nggak rela dan ingin balas dendam.

Well, seharusnya, dari awal MOS tercipta, nggak ada acara gencet-menggencet dan bentak-membentak adik kelas, supaya nggak ada dendam dan hasrat untuk saling berbalas dendam. Coba mulai sekarang MOSnya lebih diefektifkan, dengan mengadakan banyak games edukasi yang bisa dengan real membuat kita lebih mengenal lingkungan baru kita. Coba scene marah-marahnya diganti sama scene muji-memuji karya satu sama lain, biar MOS itu dikenang baik dan terlihat manfaatnya Xixixixi Dan satu lagi, kakak-kakak yang tugasnya marah-marah bisa beralih tugas menjadi kakak kelas yang tugasnya chibi-chibi. Biar cantik, manis, look like a nice guy, dan gawlnya to-the-max hahahahahaha.

Bye The Way....

 Sisa-sisa kejayaan kehidupan seorang Zazah


And here I am


Finding Friends "Neangan Babaturan? Yuk!"

0 comment:

Posting Komentar