Kamis, 05 April 2012

Start From the Stars

Aku selalu nemuin saran ini dalam banyak kesempatan. Ntah ditraining motivasi, dipelajaran kepribadian yang rutin diadakan 45 menit sekali setiap pekannya, ataupun usul teman-teman, bahwa mimpi itu harus ditulis.

Terserah apakah nantinya mimpi itu akan terwujud atau hanya menjadi bagian dari keinginan saja, yang jelas jika kita sudah menuliskan apa yang menjadi mimpi kita, maka ketika itulah kita berada pada titik semangat kita bahwa kita memang ingin mewujudkannya. Katanya sih, supaya tidak kehilangan momen penuh semangat itu, seperti yang sudah dibilang tadi, kita harus menulis impian tersebut. Bebas dimana saja, diselembar kertas, didiary, digadget, dimanapun, yang jelas ditulis. Supaya setiap kita melihatnya, ada spirit besar yang muncul kembali, sama seperti saat pertama kali kita menulis harapan itu.

Aku memilih untuk menuliskan impian-impian itu dibalik bintang-bintang mungil yang warna-warni. Sengaja ditera disana supaya orang menyangka bahwa itu adalah hiasan, padahal sih ada sesuatu dibalik kertas itu. Memang sih dreamingnya engg bisa terlihat jelas, soalnya sengaja disembunyiin didalemnya. Nggak segala hal kan mesti diketahui orang banyak? :p By the way, sekarang udah hampir dua toples kecil nih dreamsnya hehe.



Some dreaming i take before i make it to be some little stars. Can you read this?




Hehehe


Sebenarnya, brilliant and unique idea ini muncul ketika aku berniat ngasih hadiah ketemen. Niatnya give something diffrent for him, jadi berusaha menguras otak dan mencari ide-ide yang jarang digunakan orang lain. Eh ternyata dapatlah sebuah ide, yaitu menulis banyak pesan untuknya dibalik bintang-bintang itu. Tapi yaa nggak berjalan mulus aja gitu, setelah bintang-bintangnya siap kirim, ternyata aku butuh toples kecil untuk menyimpan bintang-bintang itu supaya terlihat lucu. Akhirnya aku huntinglah wadah-wadah kecil dari kaca. Ternyata nggak nemu guys, sedih, tapi mau gimana lagi? Dan hadiah itupun gagal diberikan. Yups. Karena bintang-bintang itu butuh wadah, dan nggak mungkin cuma sekedar pake kardus murah. Tapi tenang aja.... I've another brilliant idea ;;) dan kalian nggak perlu tau :p

Akhirnya aku buanglah bintang-bintang itu, karena isinya cuman pesen-pesen buat temen aku itu, nggak guna juga kan dikoleksi? Tapi ternyata aku masih punya banyak sisa kertas untuk bikin bintang-bintang. Asalnya mau dibuang, tapi........ Aku kepikiran untuk..... Yap! Akupun menulis hal-hal yang menjadi keinginanku. Penting atau nggak, perduli amet.

Tapi sekarang sedang berhenti menulis impian-impian itu karena....... Kertas buat bikin bintangnya habis (yaudah sih nggak usah curhat juga zah). Aku simpen bintang-bintang itu diatas piano. Berharap supaya setiap nada-nada itu mengalun halus keudara, harapan-harapan itu juga ikut terbang bersamanya. Semoga kalau ikut terbang, impian itu akan lebih dekat dengan jiwa dunia, semoga lebih easy to make it come true. Amin




Naaaaah, buat kalian yang berjiwa kreatif, berapi-api akan inginnya mewujudkan impian, dan senang akan keindahannya (?) kalian bisa kok follow me on Twitter *eh. Kalian bisa kok ngikutin ide aku ini. Ide tentang hadiah buat orang-orang tersayang, ide untuk menulis dreaming kalian dibalik bintang, ataupun ide lainnya yang mungkin tanpa sengaja kalian temukan diposting ini. Bebas. Pokonya saling berbagi aja hehehe.

And this is my dreams, i catch it, and i realized it.

0 comment:

Posting Komentar