Kamis, 19 April 2012

Shocked Day

Berawal dari sukanya ngacak-ngacak site orang, ntah tumblr, blog, instagram, or anything else yang take some photo yang modelnya makanan-makanan enak dan lagi in baru-baru ini. Buat kamu yang doyan banget pantengin social media, akhir-akhir ini sedang marak sekali yang namanya red velvet, rainbow cake, macaroon, and many more. Makanan-makanan itu eye catching banget, they look so pretty, and nyum-nyum amat rasanya ┐(''┐) (┌'')┌

Beberapa hari kebelangkang, aku
searching-searching tentang keberadaan makanan-makanan itu, pastinya yang ada di Bandung biar deket dan mudah untuk menjamahnya. Ih ternyata baru nemu yang di daerah Braga gitu, rada susah transport umum sih kalo ke daerah situ. Akhirnya dapetlah toko cake yang made by order, home made pastinya, di Bandung, daaaaaaan bisa delivery. Wuhu. Walaupun they not have little cafe.

Setelah mempertimbangkan segala hal (yaitu harga, bentuk, rasa, dan
how to catch it kalo ternyata FAKTANYA nggak ada motor standby di rumah) Hufff. Tapi akhirnya pesen juga, setelah salah seorang temen sekolah mau nganter kesana. Hihi baiknyaaaaaa (•˘˘•)

Tapi ternyata, itu orang tiba-tiba nggak mau nganterin, ntah bercanda atau bagaimana, yang jelas saat itu dia tiba-tiba menghilang ditelan bumi. Tiba-tiba
unreply my text, bikin hati cenat-cenut karena SIAPA DONG YANG BAKAL ANTERIN NGAMBIL CUP CAKES YANG UDAH TERLANJUR DIPESEN? Hmm, ibarat domba, aku udah galing tuh saat itu. Aku ngontak hampir ke semuaaaaaaa temen yang ada diphone book, berharap mereka bisa anterin aku ngambil cakesnya; Adnan, Novaldi, Audrey,Resti, Lulu, Adit, dan siapa lagi yaaaaa? Tapi sebanyak-banyaknya temen yang aku mintain tolong, satupun nggak ada yang bisa. Sakitlah, nggak ada motorlah, nggak ada stnklah, sekolah, bahkan sosoan banyak alesan padahal emang nggak mau nganter kaliya nggak tau juga deh :p

Okay, lanjut. Mulai kewalahan cari temen buat nganterin aku ke lokasi, karena nggak ada yang bisa anterin (huhu, kok serasa sedih amat gitu yaa?), akhirnya pakai solusi terakhir yaitu delivery order. Awalnya sangat menghindari kegampangan itu karena takutnya mahaaaaaal. Secara gitu jarak Cimahi--Dago itu nggak sedeket kaki melangkah, takutnya bisa kena biaya sampai 50 keatas, kan berasa rugi amat ekekekek. Tapi akhirnya yasudahlah delivery order, karena apa daya kaki tak sampai. Eeeeeeeh ternyata pemirsa, biaya pengirimannya hanya 25 saja pemirsa!!! Coba anda bayangkan!! Cukup murahkaaaaaan?! (Karena katanya, cake shopnya bilang, kalo deliverynya disekitar Bandung biayanya 20, jadi aku pikir kalo kirim ke cimahi bisa mahal dijalan gitchu) Saat itu satu kalimat yang terucap, "TERUS NGAPAIN DONG GUE KAYA ORANG GILA CARI ORANG SANA-SINI CUMA BUAT NGANTERIN GUE KE DAGO?!" Tapi yasudahlah, yang jelas red velvet pesenannya tetep bisa disantap todaykaaaaan? Xixixi.

Menunggu-menunggu-menunggu. Ooooooh,
seriously i hate waiting for anything. Dan nyampe deh pesenannya, satu lusin mini cup cakes red velvet siap disantap. Ih demikian dan terimakasih deeeeeeh, they're so cyudi tauuuu aslining. Begitu digigit, ternyata aku harus bilang wow. WOOOW. (Nggak lebay amat juga sih. Tapi yaa lumayanlah) Ekekekek.

Well, they are here, on my site. Cekidot. (Do you want to try, guys?)

I think you yummy, with or without any make up onƪ(˘ڡ˘)ʃ

0 comment:

Posting Komentar