Jumat, 22 Juli 2011

Curhat Under Cover

Guys, kalian pasti pada tau dan doyan banget ngelakuin hal yang satu ini. Yups, Curhat. Jaman sekarang, anak muda mana sih yang nggak tau bahkan nggak pernah mencurahkan isi hatinya sama orang terdekat? Tentunya tidak ada, kan? Karena manusia itu makhluk sosial yang saling membutuhkan satu sama lain, so kita pasti butuh sharing sama orang terdekat untuk sekedar berbagi pengalaman, atau menenangkan diri karena ada yang menguatkan. Tapi sebenarnya apa sih curhat itu? Dan, untung ruginya kita curhat apa yaa? Yuk kita cari tau!

Curhat itu apaan sih?
Curhat itu ajang unjuk perasaan! Hahahaha. Curhat adalah momentum paling pas dimana hati yang akan langsung berbicara. Dalam sesi curhat kita boleh ngebahas anything problem yang pengen kita bahas saat itu. Biasanya, sih, kalau remaja sekarang curhat seputar masalah cowok, masalah temen, sahabat, orang tua yang dianggap nggak pengertian, and many more. Sebenernya curhat itu perlu nggak sih? Buat aku curhat is very important (lebay). Selain bisa belajar dari pengalaman orang lain, biasanya setelah curhat hati kita juga jadi lebih tenang. Karena perasaan yang kita pendam sendirian itusudah bisa kita bagi ke teman dekat kita.

Eh iya, curhat itu nggak bisa sama sembarangan orang loh. Kita harus milih orang yang pas buat dengerin curhat kita.

  • Pertama, we must share our problem to adult friend. Kenapa? Supaya dia bisa ngasih masukan atau nasehat-nasehat bijak buat kita yang perasaannya sedang tidak menentu. Dengan begitu kepala nggak makin mumet mikirin perasaan hati kita yang sedang dilema.
  • Kedua, kita harus cari pendengar yang baik. Ini penting banget! Coba bayangin kalau kamu lagi curhat panjang lebar, tapi orang yang kamu curhatin malah sibuk dengerin lagu, bbman, twitteran, atau malah ngelamun bebas dengan pikirannya tanpa memperdulikan kamu yang sedang curhat. Endingnya bukan jadi lega deh curhat sama orang itu, tapi malah nyesel dan makin gondok.
  • Dan yang ketiga, kita harus cari orang yang bisa jaga rahasia kita. Bagaimanapun curhat itu sifatnya pribadi. Nggak sembarang orang boleh tau semua curahan hati kita. Jadi kamu mesti pilih orang terpercaya yang bisa keep your secret, supaya aman. Hihi

Untungnya curhat apaan sih?
Sesungguhnya, keuntungan curhat itu banyak banget. I can't post all of it. But i will still tell you tentang keuntungan dari curhat.
  • Pertama, hati kita jadi lega. Karena sesungguhnya hati itu tidak bisa memendam perasaan terlalu lama. Ntah itu perasaan cinta, dendam, amarah, sedih, dan berbagai perasaan lainnya. Apapun yang kita rasakan, sebaiknya jangan dipendam, lebih baik di ekspresikan saja. Bisa lewat tulisan, sebuah lagu, beberapa tetes air mata, teriakan di tempat yang sepi, dan salah satunya curhat.
  • Kedua, dari curhat tersebut, kita bisa mencari tau hal apa yang paling baik kita lakukan saat itu. Yaa supaya nggak salah ambil keputusan. Siapa tau orang yang lagi dengerin curhatan kita ini lebih tau resiko dan lebih berpengalaman, jadi nggak rugi juga kan saling berbagi cerita?
  • Dan ketiga, we will be strong. Curhatkan nggak melulu masalah pacar? Tapi bisa juga share about big problem yang bener-bener nggak bisa lagi dihadepin sendirian. Dengan curhat kita jadi punya teman yang siap mensupport kita untuk lebih dewasa menyikapi masalah yang sedang kita hadapi. Dengan begitu kita jadi meras alebih kuatkan? Dan yang lebih enaknya lagi kalau teman yang dengerin curhatan kita mau ngebantu kita buat nyelesein masalah kita.

Ruginya curhat apaan sih?

Seperti kata Milli di film Milli dan Nathan, "Sedih senang itu satu paket" Berarti untung rugi juga satu paket dong? Seperti berbisnis, dimana ada keuntungan, pasti ada kerugian hahaha. Curhat juga begitu lagi!

  • Pertama, Perasaan kita jadi diketahui orang lain. Awalnya kita nggak pengen ada orang tau kalo kita lagi ngeceng salah satu cowok populer di sekolah. Tapi kita juga nggak bisa menahan perasaan menggebu saat si dia lewat di depan kita. Akhirnya kita terpaksa curhat sama temen supaya perasaan menggebu itu bisa ditanggung berdua. Nah, dengan begitu perasaan kita nggak cuma diketahui sama diri sendiri. Tapi juga sama teman yang dengerin curhatan kita
  • Kedua, Kalau kita salah pilih teman curhat, masalah kita bukan jadi beres, tapi malah makin bermasalah. Karena ternyata orang yang kita anggap masuk dalam kriteria teman curhat yang baik itu melanggar perjanjian kita. Dia malah membeberkan segala sesuatu yang kita omongin kemarin ke semua orang yang dia kenal. Aduh jangan sampai deh. Makanya kita mesti pinter pilih teman.
  • Dan yang ketiga, Kita diketawain. Manusia itu kan berbeda-beda, jadi nggak semua orang punya pemikiran yang sama dengan kita. Yang menurut kita penting, bisa jadi menerut orang lain nggak penting. Jadi, ketika kita curhat sama temen, dia malah meringis ketawa sambil bilang, "Nora banget sih lo? Gitu doang rempong!" Menurut dia curhatan kita nggak penting. Huh, ngebatin sih yaa kalo mesti denger omongan kayak gitu? Tapi yaa apa boleh buat? Makanya kita share something yang berbobot aja deh. Biar sama-sama enak.
Nah, gimana guys, apakah info dari aku bisa membantu kalian? (semoga). Eh iya, ada yang lupa aku bilangin sama kalian:

"Curhat adalah ajang mencurahkan isi hati kita. Bukan membeberkan aib orang atau menjelek-jelekkan image orang lain. Kita boleh banget curhat untuk menenangkan diri karena ngerasa masalah yang kita hadapi sudah dibagi, tapi ingat! Curhat itu mencurahkan isi hati yang ada, bukan membeberkan masalah dan mempublish masalah ke semua orang. Kalau begitu masalah yang kamu hadepin bakal lebih rumit dan akan mendatangkan masalah-masalah yang lain. Karena kamu menyeret orang-orang yang tidak ada hubungannya kedalam masalahmu ini. Sungguh tidak dewasa!"

Jadi kalau misalnya kamu curhat sama satu orang, ternyata tidak memperbaiki keadaan. Lalu kamu curhat ke orang kedua tapi juga nggak memperbaiki keadaan, lalu begitu seterusnya sampai ternyata kamu sudah membagi kisahmu kepada tiga atau empat orang, namun juga nggak ada perubahan? Saatnya introspeksi diri! Bisa aja kamu yang under estimate sama orang lain. Bisa aja sebenernya kamu yang salah atau malah kamu yang bermasalah! Jadi curhat bukan ajang untuk menjudge orang yang tidak kamu sukai. Tapi hanya ajang untuk berbagi cerita!!

0 comment:

Posting Komentar